Roelus Hartawan
Biarkan tubuhku membeku,
memberi jalan kepada waktu
Sebelum dia melambung, menyalibku
Darah yang lelah mengalir
keluar lewat luka berbau anyir
Menghitung detak jantung, terkurung
Hingga tak terhingga
Bilangan angka yang terlupa
Membuatku pulas di ranjang duka
Biarkan tubuhku membeku,
mengitari bumi menghindari mentari
Sebelum sinarnya melumerkan nurani
Membutakan mata hati
Membangunkan kita setiap pagi
berhamburan mengikuti rotasi
Hingga tak terhingga
Bilangan angka yang terlupa
Membawaku lena di sel penjara
Biarkan tubuhku membeku,
menanti generasi baru
Sebelum lukaku membiru
Untuk apa bertamu ke masa lalu
Biarkan hilang, biarkan punah
Menatap butir-butir jam pasir
Hingga tak terhingga
Bilangan angka yang terlupa
Mengantar rinduku ke dalam pusara
Manado, Maret 1998
wwaww sepertinya indah untuk di dengar,karena bahasanya mewakili emosi
BalasHapus